TEKHNOLOGI INFORMASI
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Ada usul agar artikel atau bagian dari halaman Kelebihan teknologi informasi digital digabungkan ke halaman atau bagian ini. (diskusikan) |
| Ada usul agar artikel atau bagian dari halaman Teknologi Informasi Komunikasi digabungkan ke halaman atau bagian ini. (diskusikan) |
Teknologi Informasi adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).[1]
Sejarah
Pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi, bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun masih terdengar, informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.
Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan zaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.
Ditemukannya alfabet dan angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya. Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet, atau dengan penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan 1943. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi itu.
Kemudian, teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti radio, televisi, komputer mengakibatkan informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.
LINK ANDA .......?
LINK ANDA .......?
APA ITU PLANOLOGI ? PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA ?????
Latar Belakang
n Perencanaan wilayah dan kota adalah cara yang sistematis dan kreatif untuk menyelesaikan masalah dan mempengaruhi masa depan lingkungan (neigbourhood), desa, kota, atau wilayah bahkan negara dan dunia sekalipun (ACSP, 2006). Cara sistematis dan kreatif pada umumnya dilakukan melalui seperangkat perencanaan fisik (physical planning). Tetapi untuk kasus yang lebih kompleks, perangkat lain seperti ekonomi, sosial, fiskal, dan bahkan kebudayaan juga menjadi pertimbangan. Perencana wilayah dan kota menggunakan pengetahuan dan ketrampilan mereka untuk melayani masyarakat dalam menangani tantangan masalah sosial, ekonomi, lingkungan, dan kebudayaan dengan cara membantu mereka untuk (ACSP, 2006):
nmengembangan cara untuk menjaga dan memperkuat kualitas hidup;
nmendapatkan metode untuk melindungi lingkungan alamiah dan linkungan terbangun;
nmengidentifikasi kebijakan untuk mendorong kesederajatan dan kesetaraan (equity and equality);
nmentsrukturkan program untuk memperbaiki pelayanan, khususnya bagi masyarakat yang kurang bertuntung; dan
nmenentukan metode yang efektif untuk menangani pertumbuhan dan perkembangan berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Hasil dari Perencanaan Kota dan Wilayah tentunya ada berbagai tingkatan, yaitu :
1. Rencana Tata Ruang Nasional.
2. Rencana Tata Ruang Propinsi.
3. Rencana Tata Ruang Kota dan Wilayah. (RTRW)
4. Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Untuk dapat lebih jelasnya silahkan baca di Undang-Undang Tata Ruang Kota yang terbaru yaitu :
UU no.26 tahun 2007
Berikutnya apabila kita ingin menjadi sarjana atau ahli di bidang Planologi maka harus memiliki Kompetensi.
Kompetensi umum yang harus dimiliki oleh lulusan dibidang Planologi adalah :
1. Memahami yang dimaksud dengan Perencanaan Wilayah dan Kota
2. Memahami bahwa masa depan dapat berorientasi utopian dan visionary, tetapi juga mengerti bahwa rencana adalah suatu produk yang harus dilaksanakan
3. Mampu menghasilkan produk yang berorientasi preskriptif, yaitu kemampuan membuat intervensi bagi peningkatan kesejahteraan di masa depan
4. Memegang nilai-nilai kemanusiaan (humanity), membela kepentingan umum (public interest), dan berlaku adil (justice) dan setara (equity) dalam mempraktekkan ilmunya bagi kepentingan umum.
Menurut Conyer, 1984, definisi Perencanaan adalah proses kontinyu dalam pengambilan keputusan atau pilihan mengenai bagaimana memanfaatkan sumber daya yang ada semaksimal mungkin guna mencapai tujuan-tujuan tertentu di masa depan.
Dari definisi tersebut maka di dalam perencanaan tentu terdapat elemen-elemennya yaitu :
1. Merencana berarti memilih
2. Perencanaan sebagai alat untuk mengalokasikan sumber daya
3. Perencanaan sebagai alat untuk mencapai tujuan
4. Perencanaan itu berorientasi ke depan.